SMP Katolik Sint Vianney Soe, Syukuran Natal Tahun Baru dan Temu Pisah 9 Guru Terbaik

Foto : Keluarga besar SMP Katolik Sint Vianney Soe menggelar Natal dan Tahun baru yang dipadukan dengan temu pisah sembilan guru yang lulus P3K/Ist/Tarsi Abi-doc

 

TTS-NTT | Kompas86.com - Keluarga besar SMP Katolik Sint Vianney Soe menggelar Natal dan Tahun baru yang dipadukan dengan temu pisah sembilan guru yang lulus P3K.

 

" Kita bersyukur kepada Tuhan karena pada hari ini kita masih sehat, walaupun kita berada dalam situasi covid-19" ujar Pastor Johannes A. Tnomel, Pr, S.Fil saat memimpin perayaan ekaristi syukuran natal tahun baru dan temu pisah sembilan guru di Gereja Paroki Mater Dolorosa Soe, Keuskupan Agung Kupang, Jumat, (14/01/2022).

 

Dihadapan para guru SMP Vianney, para guru SD Katolik Yaswari Soe V, peserta didik yang hadir dalam perayaan ekaristi, Romo Ento sapaan akranya mengupas tentang penyakit-penyakit yang sering terjadi pada tugas didunia pendidikan saat ini.

" ada penyakit-penyakit didunia pendidikan yang sering menghambat "roda" pembelajaran di sekolah, yaitu, sering datang ke sekolah terlambat, terlambat kumpul perangkat pembelajaran, anak-anak sering bolos, malas kerja tugas. Penyakit-penyakit seperti ini harus dirubah ditahun yang baru ini sehingga dunia pendidikan semakin hari semakin berkembang" tegas Pastor Johannes A. Tnomel , Pr Kepala SMP Katolik Sint Vianney Soe.

Syukuran natal tahun baru kali ini, keluarga besar SMP Katolik Sint Vianney Soe, harus " merelakan sembilan guru terbaik untuk melanjutkan tugas mereka yang baru ditempat yang baru. Kisah sedih dan haru terasa tercampur disetiap perasaan para guru dan peserta didik yang hadir.

 

Dalam sambutan kepala SMP Katolik Sint Vianney Soe, Pastor Johannes Tnomel mengatakan" tidak ada yang bisa memastikan secara langsung suatu perjalanan, semua diatur oleh Tuhan, pengalaman bersama sembilan guru di sekolah ini penuh perjuangan, mereka telah melaksanakan tugas mereka dengan penuh tanggungjawab" kenang Pastor Johannes A. Tnomel Pr. S. Fil.

 

Mewakili orang tua siswa, wakil ketua komite SMP Katolik Sint Vianney Soe, mengatakan" pengabdian bapak/ibu guru disekolah ini telah mengukir banyak prestasi dan berkontribusi bagi daerah ini. Setip pengabdian pada dunia pendidikan bukan hanya dengan otak tetapi dengan hati. Demikian Mikael Rua.

 

Mewakili sembilan guru yang harus berpindah tugas mengajar di sekolah yang telah ditentukan pemerintah, Ferdi Liubana, S.Pd, saat sambutan melukiskan" ada banyak kisah yang kami lalui bersama di SMP Vianney ini, satu kalimat yang berbunyi apapun juga yang kamu perbuat, berbuatlah seolah-olah untuk Tuhan, bukan untuk manusia. Kalimat ini menjadi cirikhas kami semua yang bekerja di lembaga SMP Katolik Sint Vianney Soe yang kami cintai ini, disiplin adalah kunci utama meraih sebuah kesuksesan dan SMP Vianney membuktikan itu" tutup Ferdi Liubana.

 

Kesembilan guru yang akan melanjutakan proses belajar ditempat tugas yang baru yakni, Ferdi Liubana, S.Pd, Yosep Kuil, S.Pd, Maria Y. S. Lelu, S. Stat, Yunta Tualaka, S. Pd, Marcelus Leo, S.Pd, Florensia Faot, S. Pd, Yusuf Watu, S.Pd, Florida Totomone, S.Pd, Mesly Moy, S.Pd.**

 

 

(Kompas86, Tarsi Abi)

Category: Uncategorized
author
Jurnalis Tak Pantang Menyerah Mengungkap Kasus Dengan Data Investasi Sesuai Fakta.
No Response

Leave a reply "SMP Katolik Sint Vianney Soe, Syukuran Natal Tahun Baru dan Temu Pisah 9 Guru Terbaik"