KJPP Akui Tetapkan Harga Tanah Nustual Berdasarkan Data Tim P2T

Saumlaki, Tanimbar, Kompas86.com. Saat diwawancarai secara langsung maupun tidak langsung, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) akhirnya mengaku perhitungan luasan lahan pulau Nustual, ganti kerugian tanaman tumbuh diatas lokasi tersebut dan terutama penetapan harga tanah pulau Nustual Rp. 14.000 permeter berdasarkan data yang diterima dari Tim Persiapan Pengadaan Tanah (P2T). Hal ini diungkapkan oleh Pung Zulkarnain ketua tim KJPP ketika diwawancarai melalui WhatsApp telepon selulernya oleh media ini, Senin 22/11/2021.

Ketika ditanya apakah pembentukan Tim P2T yang kemudian melibatkan KJPP dasarnya SK Gubernur Nomor 96 Tahun 2020 tentang Penetapan Lokasi Pelabuhan Kilang Gas Alam Cair tertanggal 13 Maret 2020, Zulkarnain katakan itu salah satu. SK tersebut adalah bagian dari perhitungan dan penetapan harga tanah atas luasan tanah di pulau Nustual desa Lermatang kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar Provinsi Maluku seluas 28,9 hektar atau sekitar 289.767 meter yang dihitung dan ditetapkan harganya oleh KJJP.

Dikatakannya, selain SK tersebut, KJPP melakukan perhitungan luasan tanah, tanaman tumbuh yang ada di lokasi pulau Nustual dan harga tanahnya berdasarkan daftar nominatif yang diterima dari P2T yang dipimpin Kepala Badan Pertanahan Nasional Wilayah Provinsi Maluku dan sekretaris tim M. Alaydrus salah satu kepala bidang di kantor BPN Maluku. Saat ditanya terkait data daftar nominatif tersebut bisa dikirimkan kepada media, Zulkarnain nyatakan data tersebut tidak bisa diberikan untuk dikonsumsi umum. Jadi silahkan disampaikan langsung kepada Tim P2T. Sebab ini bukan ranah dan kewenangan kami KJPP.

Sementara itu, M. Alaydrus dalam kapasitas sebagai sekretaris tim P2T yang dihubungi untuk dimintai keterangannya maupun data daftar nominatif yang jadi dasar KJPP nilai luasan tanah, tanaman tumbuh dan penetapan harga tanah Rp
14.000 permeter di Nustual mulai dari hari Senin hingga Jumat, 26/11/2021 tidak merespon konfirmasi lewat telepon genggamnya hanya membalas via WA dengan kalimat gimana bos, maaf aktif tadi lagi diluar. Maaf baru aktif.
Anis Labobar.

Category: Uncategorized
author
No Response

Leave a reply "KJPP Akui Tetapkan Harga Tanah Nustual Berdasarkan Data Tim P2T"