Kepala Balai Diduga Alergi Dikritik,Atas Pelaksanaan Proyek Di Nias.

Foto : Bentuk Protes dengan kiriman Papan bunga Di PUPR-RI Sumut/Ist/YM.

 

KOMPAS86.COM |-Nias,Sumut, Aliansi Masyarakat Sipil Pemerhati Pembangunan Kepulauan Nias, mengirimkan papan bunga Ke Kantor (B2PJN) Sumut di Medan. Papan bunga tersebut dikirimkan sebagai Ungkapan rasa kekecewaan Pelaksanaan Proyek sumber Dana APBN 2021 dari Kementrian (PUPR-RI),Yang dikelolah oleh B2PJN Sumut di 3 Wilayah Kerja PPK Sepanjang 3,5 Kepulauan Nias.Kamis (25/11/2021).

Lebih lanjut yang memakai Pagu Dana kurang lebih 14 Milyard Pelaksanaan Proyek tersebut dilaksanakan oleh PT Satu Tiga Mandiri dan di Awasi oleh PT. GUTEC konsultan, serta Pembangunan Parit Mortar Non Tender (Swakelola) Pagu angggaran kurang lebih 2,5 Kilo Meter.

" Ada pun berbagai bunyi papan bunga tersebut berbunyi yakni :

1.Diduga Ka.Balai B2PJN Sumut Mandul Dan Takut Kepada PPK 3.5 Serta Rekanan Yang Dibiarkan Bekerjs Tanpq Sesuai Spesifik Bistek Kerjaan Proyek pada Umumnya.

" Dari daya yang dihimpun Media In, DPC LP KPK Kabupaten Nias Beserta DPC LSM Penjara Memantau perkembangan Proyej sesuai Investigasi Lapangan Akan segera menyurati pihak terkait dengan temuan ini.

2.Kementrian PUPR-RI di minta untuk mencopot Kepala Balai B2PJN Sumut Karena diduga adanya Konspirasi permainan Proyek dengan tim PPK Sepanjang 3.5 Kilo Meter Di Wilayah Nias.

Senada dengan ini,Ketua DPD Bakornas Kepulauan Nias Beserta JPKP kabupaten Nias Terut memantau perkembangan dan melakukan surat ke dinas terkait.

3. Turut Berdukacita atas meninggalnya pekerja proyek sepanjang 3,5 Kilo Meter dengan kwalitas sangat bobrok dan tak sesuai dengan Bistek proyek di kabupaten Nias.

Dalam kesempatan ini ketua DPD IPK Kabupaten Nias dan DPC LSM Gempita Nias Menyatakan sikap temuan Investasi yang akan segera menyurati para pijat terkait. 

4 Kepala Balai B2PJN Sumut Diduga tutup mata serta menerima upeti terkait pelaksanaan pyoyek ini.

DPP Pemuda Peduli Nias Aliansi, menduga bahwa Pelaksanaan Proyek tersebut ada Indikasi Kerugian Negara,Maka Aliansi mengirimkan Papan bunga ke B2PJN Sumut Sebagai ungkapan rasa kecewa,Masyarakat Nias.

"Sangat di Sayangkan Pihak balai Bp2PN diduga menghalangi dan menyingkirkan pemasangan papan bunga tersebut.

"Yang paling Ironis Kepala B2PJN Sumut Malah Melaporkan AMSP2KN Ke Poldasu dengan Alasan Pencemaran Nama baik."Ungkap Salah Satu Warga yang Engan di sebut namanya.

Pantauan Media Ini,Kami dari Aliansi meminta tanggapan kepada Ka B2PJN Sumut Slamet Rasudi untuk menjelaskan, tujuan Menyita Papan Bunga dari Aliansi yang tergabung di kabupaten Nias.

"Itu sama saja melarang kebebasan untuk menyampaikan Pendapat dimuka Umum dan juga hak Masyarakat Kepulauan Nias dalam menyampaikan Kritik Positif seputar pembangunan di Nias,"Ungkap Salah Seorang Warga.

Aliasi yang tergabung akanbterys berjuang dan menyuarakan ini semua untuk Nias yang lebih baik lagi,baik demontrasi, melayangkan surat maupun papan karangan bunga sebagai bentuk protes warga,"Ucapnya.

" Aliansi masyarakat Pemerhati pembangunan kepulauan Nias terus menyuarakan hal tsb melalui papan bunga sebagai bentuk kritik

Lebih lanjut Arlianus Zebua Ketua (AMSP2KN/Red), menyampaikan," kita sudah menyurati kabalai untuk meminta hasil Monitoring Tim dari B2PJN beserta Aliansi yang tergabung akan tetapi sampai saat ini Surat tersebutbelum dijawab.",Ucap Arlianus.

Saat di Konfirmasi Firman Hutahuruk lewat WhatsApp menggatakan," Semua masukkan sudah kita coba untuk kita Tanggapi, dan Apabila ada Pekerjaan yang lemah, kita perintahkan kontraktor memperbaikinya,"Ucap Firman.

Kami akan menyelesaikannya Kalau memang ada Pernyataan yang harus ditanyakan ke kontraktor tolong hubungi saja mereka." Jelasnya.

"Sampai Berita ini di turunkan ke meja redaksi belum ada Perbaikan dari Pihak kontraktor dan pelaksana Pekerja Proyek ini.

Untuk itu di minta kepada pihak penegak hukum,baik kepolisian dan kejaksaan menggusur proyek yang ada di kabupaten Nias.(YM)

Category: Uncategorized
author
Jurnalis Tak Pantang Menyerah Mengungkap Kasus Dengan Data Investasi Sesuai Fakta.
No Response

Leave a reply "Kepala Balai Diduga Alergi Dikritik,Atas Pelaksanaan Proyek Di Nias."