Kekalahan KJPP & P2T Pada Sidang Pengadaan Harga Nustual Bukti Ketidakadilan.

Editor : Basa, 05/01/22

Tanimbar, Maluku, Kompas86.com - Skenario pengadaan tanah pulau Nustual dengan penetapan harga Rp. 14.000/m2 yang dimainkan oleh Tim P2T dan KJPP Pung Zulkarnain akhirnya terbukti ketidakadilannya dimana pada sidang pembacaan keputusan pada pengadilan negeri (PN) Saumlaki (30/12/2021) dimana dalam amar putusan tersebut pengadilan mengabulkan sebagian dari pada tuntutan pemohon dengan nilai harga tanah menjadi Rp. 272.000/m2.

Hal tersebut terungkap pada sidang pertama sampai pada sidang keputusan pengadilan telah memberikan gambaran bahwa kajian perbandingan serta penetapan harga tanah pulau Nustual yang diperuntukan bagi pembangunan pelabuhan gas alam cair lokasi blok masela adalah penetapan sepihak dan dilakukan KJPP dan Tim P2T sangat bertentangan dengan intruksi presiden tentang pembebasan lahan nasyarakat yang menguntungkan bukan sebaliknya.

Merujuk pada keputusan yang dibacakan majelis hakim PN Saumlaki, sungguh memberi gambaran positif dan meyakinkan bahwa pertimbangan serta kajian terhadap harga tanah pulau Nustual sarat dengan spekulasi data yang sengaja dilakukan oleh tim P2T dan KJPP dengan dalil yang sangat mencurigakan. Oleh karena itu melalui pertimbangan majelis hakim telah menerima sebagian keberatan para pemohon bahkan dalam keputusan tersebut dari hasil penetapan awal menurut kajian KJPP Pung Zulkarnain yaitu 14.000/meter naik menjadi 172.000/meter.

Terkait dengan keputusan PN Saumlaki yang memenangkan pihak pemohon yaitu marga Kelbulan sebagai pemilik petuanan pulau tersebut, kuasa hukum pemohon keberatan, Cornelis Serin SH. MH, menyerukan kepada semua pihak agar menghormati keputusan pengadilan (PN) Saumlaki, bahkan mengajak keluarga Kelbulan dan masyarakat desa Lermatang untuk tetap tenang sambil menunggu rentang waktu 14 hari untuk pihak termohon 1, 2 dan 3 untuk melakukan upaya hukum lain yaitu penyampaian permohonan kasasi pada Mahkamah Agung (MA). Tetapi kalau tidak ada upaya lainnya maka keputusan itu dianggap INCKRA dan mengikat, jelas Serin.
(Agus).

Category: Uncategorized
author
No Response

Leave a reply "Kekalahan KJPP & P2T Pada Sidang Pengadaan Harga Nustual Bukti Ketidakadilan."