Inspektorat Sumut : Kasek SMA dan SMK Stop Langganan Koran..! Acuan Permendikbud No. 6 Tahun 2021

 

Foto : Bukti Surat Informasi Rekening Koran/Ist/Heri.

 

Tapanuli Utara,Sumut |- kompas86.Com 

Disayangkan, kini seluruh jajaran sekolah menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah kejuruan (SMK) diintruksikan mulai bulan September Tw. 4,  2021 tidak melayani rekening koran, informasi ini diperoleh awak media  dari beberapa kepala sekolah Sekolah Menengah Atas ( SMA) dan kepala sekolah Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK), mengingat beberapa sekolah telah diaudit tim audit inspektorat propinsi Sumatera Utara untuk pertanggung jawaban SPJ mereka, seperti SMK Negeri 2 Siatas Barita, dan salah satu contoh pengembalian sebesar Rp.18 juta rupiah karena menampung biaya langganan koran.

 

 

Hasil konfirmasi dengan Kepala Tata usaha Budiman Sihombing mengungkapkan Kami sangat berhati2 kedepannya, terus terang ini kelemahan dari kami dari situlah mereka menginformasikan bahwa uang langganan koran  mulai awal tahun 2021 atau tw1 sampai tw3, semua ini sekolah pengembalian vtutur tata usaha SMK Negeri 2 Siatas Barita, tanpa menyebutkan sekolahnya.

 

Inilah contoh bukti pengembalian, sambil menunjukkan berkas diatas mejanya.  Alasan dari para kepala sekolah mengacu pada Permen No. 6 Tahun 2021, yang telah diperbaharui dan sebelumnya menurut keterangan para kepala sekolah Permendikbud No. 6 Tahun 2020, ada ditampung langganan majalah, koran tetapi di Permen yang baru ini tidak ada lagi diplot.

 

Sementara ada dugaan kelemahan Dikacabdis Humbanghas dan dari tim  Inspektorat tanpa ada sosialiasi Permen  No. 6 Tahun 2021 Tersebut, untuk para kepala sekolah di Kabupaten Tapanuli Utara dan Humbanghas agar Permen  ini tidak rancu, tidak membingungkan, karena selama ini para kepala sekolah bermitra dalam langganan koran. Bagi mereka berbasis pada Juknis dana Bos seperti buah simalakama, dimana tim inspektorat dalam menerapkan permen No. 6 Tahun 2021 tersebut akan menimbulkan hubungan satu sama lain antara kasek dan media saling bersenggolan, sungguh ironis kebijakan ini diatur diluar logika, sebenarnya jika hubungan satu sama lain antara pemerintah dengan media  saling bersenggolan kebijakan lain harus menyesuaikan sebenarnya  karena memang media berdiri sebagai penyedia informasi dan penyambung lidah pemerintah, lalu sekarang terputus  oleh aturan yang tidak berpihak,"ujar salah satu kepala sekolah yang inisialnya minta dirahasiakan.

Sementara kasubag Dinas Humbang has Marifah Manullang dihubungi melalui Via WhatsApp memberi tanggapan saya tidak tahu hasil terakhir pemeriksaan dari tim inspektorat, kita tunggu aja hasil dari pemeriksaan mereka, apakah ditampung atau tidak, menunggu hasil ikspektorat. "Ungkapnya singkat.

 

Ikhtiar pun tidak ingin perusahaan media kehilangan pangsa pasar dan pihak sekolah ketinggalan informasi yang terus berkembang, diapun memberikan solusi alternatif dalam menyisiatinya, menurutnya langganan koran disekolah sebenarnya yang bisa mengatur anggaran yang ada,jika pada juknis tidak disiapkan anggaran langganan koran,dan biaya publikasi bisa dialihkan untuk pembayaran koran buat publikasi biaya bersifat laporan saja.namun kembali semua saya Kepada kepala sekolah, karena mereka punya kekurangan dan saya tidak bisa intervensi  terang salah salah satu awak media, pada Media ini, Senin (16/11/21).

 

Melalui pemberitaan ini diharapkan kepada Yth Gubernur Sumut bapak Eddy Rahmayadi sebagai dewan pengarah pendidikan agar menyikapi dan merevisi untuk oknum kepala inspektorat Sumatera Utara yang mengimplentasikan Permen No. 6 Tahun 2021  secara merata, sejajar, adil persuasif  diprop. SU. diduga tidak layak bekerja dan menerapkan kebijakan dan peraturan yang bisa membuat masalah buat para media dan tidak berpihak untuk rekan - rekan media cetak khusus setingkat SMA dan SMK, karena setahu kami dari awak media Permendikbud No. 6 Tahun 2021 harus semua  jenjang pendidikan yang menjalankan.

 

Kepada Ythth: Bapak menteri pendidikan dan kebudayaan RI Nadiem Anwar Makarim agar merevisi permen No. 6 Tahun 2021 yang muatannya isinya di implementasikan oleh para Insekporat dan para kasek SMAdan SMK tidak berpihak kepada wartawan media cetak dan online, karena koran tidak diplot di Permen tersebut, dan publikasi seputar sekolah pun jarang.

 

 (Julianto Tambunan,SH) 

Category: Uncategorized
author
Jurnalis Tak Pantang Menyerah Mengungkap Kasus Dengan Data Investasi Sesuai Fakta.
No Response

Leave a reply "Inspektorat Sumut : Kasek SMA dan SMK Stop Langganan Koran..! Acuan Permendikbud No. 6 Tahun 2021"