Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi, Project Pengaspalan Jalan Harapan Jaya PALI Seakan Tidak Mandapat Pengawasan PUBM

PALI, Sumsel, kompas86.com

Melalui Dana Bantuan Gubernur (BANGUB) APBD Tahun 2021 Di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan telah menganggarkan pengerjaan project peningkatan Jalan Harapan Jaya Dengan Anggaran Rp.8.647.897.000,.(Delapan Milyar Enam Ratus Empat Puluh Tujuh Juta Delapan Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Rupiah) Seperti yang tertera di papan informasi project

No kontrak : 094/02/SPK/KPA.01/PPK.04/PJHJ/DPU.PALI/VIII.2021
Pekerjaan : Peningkatan Jalan Harapan Jaya
Nilai Kontrak : Rp.8.647.897.000,.
Pelaksana : CV. PALAR PUTRA GEMILANG
Sumber dana : APBD (Dana BANGUB) Kab. PALI T.A 2021
Waktu Pekerjaan : 105 Hari Kalender

Sangat fantastis anggaran yang di kucurkan untuk memperbaiki akses jalan penghubung Desa Harapan Jaya menuju ke desa Raja Kecamatan Tanah Abang ini, namun walaupun anggaran yang di realisasikan sudah fantastis masih saja terdapat temuan dilapangan kalau pada pelaksanaan project yang bersumber dari dana Bantuan Gubernur tersebut terkesan dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai SOP dan spesifikasi.

Pasalnya menurut informasi di lapangan proyek pengaspalan yang menelan anggaran Rp.8,6 Miliar ini diduga menggunakan aspal yang sudah dingin sehingga terlihat mutu aspal tidak menempel dengan baik.

Dari hasil investigasi dilapangan, Sabtu (20/11/2021) dijelaskan Napoleon, bahwa penambalan lobang pada badan jalan tersebut sudah banyak yang pecah dan kembali rusak. Ini menunjukan diduga kalau aspal yang digunakan pada project tersebut tidak standar dan terkesan asal jadi

"Bahkan ketebalan aspal tersebut bervariasi 1CM - 2 CM saja, Apa memang begitu spesifikasinya project tersebut" Tanyanya

"Belum lagi terlihat pada hamparan batu agregat saja pada project ini sangat tipis, bahkan banyak menggunakan sisa aspal dan batu yang di hampar lama pada akses jalan ini" Jelas Napoleon

Bahkan karena jarak yang jauh aspal tersebut sudah dingin, menurut Informasi Aspal tersebut di ambil dari kota Prabumulih sehingga pas sampai ke lokasi project aspal tersebut sudah dingin. Bahkan banyak bagian yang beku tentunya hal ini sudah jelas jika aspal tersebut digunakan dalam keadaan dingin tidak nempel dengan baik dan sangat berpengaruh terhadap mutuh nya pembangunan project tersebut.

Seharusnya, bagi intansi terkait hendaknya project yang memakan danah yang cukup besar seperti ini harus di adakan pengawasan dan juga jarak tempu antarah masakn aspal ke tempat pembangunan harus sesuai dengan aturan, bukankah suda jelas, dalam aturan Hotmix atau aspal, tidak boleh lebi dari 90 km perjalanan atau 40 km/ jam.

"Aturan itu mempunyai alasan" Hot artinya : panas, Mix artinya: adukan, di gabung menjadi kalimat adukan panas, jika jarak tempuh lebi dari 90 km perjalanan maka adukan panas menjadi dingin, dan mutuh pembangunan tidak bisa di bilang maksimal.

“Menurut informasi pada pelaksanaan hamparan batu agregat yang di gunakan pada jalan tersebut memang di sengaja dilakukan oleh pelaksana bergelombang untuk mengurangi pubikasi pada proyek tersebut”Ungkap Napoleon.

Selain itu lanjut dia, project jalan yang bernilai Rp.8,6 Miliar lebih ini dari informasi yang dia dapat hanya mengerjakan 2,5 KM saja.

"Bahkan itu pun banyak melakukan tambal sulam pada lobang di akses jalan tersebut" ungkapnya

” Saya menilai project jalan ini terlalu mahal, juga pondasi yang dihamparkan juga perlu diperhatikan lagi, apakah memang begitu,”

“Tentunya kami minta kepada pihak pihak terkait terutama kepada dinas PUBM supaya bisa melakukan audit dan pemeriksaan kelapangan, karena kuat dugaan pada pelaksanaan project ini terindikasi syarat penyimpangan dan Korupsi” Tukasnya Napoleon.

Sementara itu, terkait persoalan project peningkatan sarana jalan Harapan Jaya yang bersumber Dana Bantuan Gubernur (BANGUB) tahun 2021 ini. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan pelaksana Proyek belum bisa dikonfirmasi. (Ans/Tim)

Category: Uncategorized
author
No Response

Leave a reply "Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi, Project Pengaspalan Jalan Harapan Jaya PALI Seakan Tidak Mandapat Pengawasan PUBM"