Babak Baru!!..” Terkait Dugaan Penistaan Agama Yang Diduga Dilakukan FH Tak Main-main Di Laporkan

 

Foto : Pengacara Muhammad irshan Lubis, SH/heri-doc.

Medan | Kompas86.com - Iman Arif pada hari Kamis 6/1 sekitar pukul 18.00 wib mendatangi korp advokat alumni universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (kaum) tujuan kedatangan nya meminta bantuan hukum terkait dengan rencananya melaporkan dugaan terjadinya tindak pidana penodaan terhadap agama yang di duga dilakukan oleh Ferdinan Hutahaean melalui cuitannya di Twitter.

 

Karena selaku ummat muslim beliau meras agama yang diyakininya di nodai dengan tuitan tersebut.saya sebagai ummat Islam merasa sangat di hina dengan apa yang diduga dibuat oleh Ferdinan, karena dalam Islam Allah itu Esa.dan tidak membutuhkan bantuan dari siapapun termasuk dalam penciptaan alam semesta ini pun Allah SWT tidak butuh bantuan dari hambanya,kata Indra Irman.

 

Ketua kaum Muhammad irshan Lubis, SH mengatakan bahwa benar saudara Irman Arif mendatangi korp advokat alumni umsu guna untuk melaporkan pelaku kepihak yang berwajib hal ini kepolisian daerah Sumatera Utara.

 

Pendampingan kliennya dalam proses pelaporan hukum/Ist-doc.

 

" Benar saudara,Irman Arif mendatangi kaum guna melakukan pendampingan terhadap nya dalam membuat penggaduan(pelaporan) ke poldasu,terkai dugaan terjadinya tindak pidana yang di atur dalam pasal 156 Jo pasal 156 huruf a KUHP pidana Jo.Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 Undang-Undang nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana Jo,pasal 45 a.ayat 2 Jo,pasal 28 ayat 2 Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik."katanya.

Lebih lanjut Irshad menggatakan terkait dengan cuitan yang diduga dilakukan Ferdinan Hutahaean di Media sosial klien kami sebagai ummat Islam merasa terhina dan terganggu karena beliau mempercayai bahwa Allah SWT itu Esa dan tidak ada mebutuhkan bantuan dari siapapun serta FH juga tidak ada kapasitas untuk menghina agama ummat yang lainnya." Keinginan untuk melaporkan pelaku karena klien kami merasa sangat terhina sebagai ummat Islam dan juga merasa di injak-injak itu yang membuat klien kami tidak dapat menerima perkataan dari saudara,FH ini serta FH ini juga tidak ada kapasitas untuk mengomentari Agama orang lain,"kata Irshad.

 

Sebelum nya telah ramai beredar luas pemberitaan terkait tulisan yang diduga dibuat oleh Ferdinan Hutahaean di media sosial, Twitter nya pada tanggal 4 Januari 2022,"kasihan sekali Allah Mu ternyata lemah,harus di bela,kalau aku sih,Allah ku luar biasa maha segalanya.Ia lah pembelaku selalu dan Allah ku tak perlu di Bella," tuit tersebut membuat masyarakat menjadi gaduh dan tidak sedikit juga yang menghujatnya karena merasa agama yang di anutnya dihina oleh orang lain yang tidak memiliki kapasitas untuk itu. Dan saat ini Irman Arif telah menandatangani surat kuasa kepada kaum untuk mendampingi nya dalam membuat laporan pengaduan/laporan,Ki memohon kepada rekan-rekan media massa elektronik dan cetak untuk dapat membuat di dalam pemberitaan serta meliput proses pembuatan laporan/penggaduan pada hari Jumat 7 Januari 2022 pukul 14.00 wib di SPKT Mapolda Sumut.

 

Hingga berita ini di turunkan Kaum masih melakukan pendampingan kliennya di Polisi daerah Sumatera Utara.**(Heri/tim).

 

Category: Uncategorized
author
Jurnalis Tak Pantang Menyerah Mengungkap Kasus Dengan Data Investasi Sesuai Fakta.
No Response

Leave a reply "Babak Baru!!..” Terkait Dugaan Penistaan Agama Yang Diduga Dilakukan FH Tak Main-main Di Laporkan"