Tanah Pemkot Pangkalpinang Belakang Taman Dealova Di Jarah Para Penambang Timah Ilegal

 

Pangkalpinang,Babel,Kompas86.com--Pengaruh mahal nya biji timah membuat semua masyarakat tidak lagi menghiraukan akan dampak yang di perbuatnya, apa lagi lahan yang dijadikan tambang tersebut merupakan aset pemerintah kota Pangkalpinang. Jangankan aset pemerintah daerah, sedangkan Walikota Pangkalpinang sudah tegas mengatakan jika kota Pangkalpinang merupakan daerah zero tambang.

Saat harian ini mendapat kabar tentang adanya aktifitas penambang timah yang di lakukan pada malam hari dibelakang kawasan Taman Dealova Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang kota Pangkalpinang, Pagi harinya penulis mencoba menelusuri informasi tersebut. Setelah sampai dilokasi ternyata benar ada beberapa pront alat tambang yang di tinggalkan para pekerja nya semalam.

Sementara aktifitas tidak di dapat dijumpai karena dilakukan pada malam hari, hanya beberapa warga yang sedang melimbang. Informasi keberadaan tambang pada malam hari tersebut justru diperkuat dari tanggapan warga yang sedang melimbang, bahkan keterangan dari mereka lahan tersebut baru sudah di PC, tapi di lakukan pada malam hari

"Kami begawe e malam pak, men siang dak di kasih karena deket jalan ni, (red, kami kerja nya malam pak, kalau siang karena dekat dengan jalan jadi tidak diizinkan dengan pengurusnya," kata salah satu warga yang akan melimbang yang tidak mau di sebutkan namanya. Rabu, (27/10/2021)

"Lahan ni lahan pemkot pak, jadi kerja kami maling maling cemtulah, sempet lah di PC, sama pengurus lahan ini semua " tambahnya

Saat disinggung mengenai perizinan justru mereka mengatakan, kalau sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk Pol PP, juga APH.

"Semua ada 18 pront, kalau hasil bervariasi, paling banyak semalam bisa 30 sampai 40 kilo, untuk kordinasi sih saya dengar sudah seluruh nya, termasuk anggota, juga dari Sat Pol PP," ujar nya

Padahal di ketahui sebelumnya, jika Penanganan masalah tambang ilegal sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman masyarakat.

Maka terbit lah Perda tersebut yang menyebutkan setiap orang atau badan dilarang melakukan penggalian atau pengerukan terhadap tanah, sungai atau aliran sungai, atau tempat lain, untuk mendapatkan suatu manfaat atau keuntungan yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan tanpa seizin Walikota atau pejabat yang ditunjuk.

Sementara tanggapan dari Lurah Kacang Pedang saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp nya mengatakan jika itu tidak ada izin dari pihak Kelurahan.

"Itu tidak ada izin nya bang," jawab singkat Iksan Lurah Kacang Pedang

Hal yang sama pun diungkapkan oleh Camat Gerunggang kota Pangkalpinang Barkah, saat penulis menghubungi melalui ponsel celularnya, ia mengatakan kalau kegiatan tersebut sudah di laporkan ke Sat Pol PP, dan DLH kota Pangkalpinang untuk dibersihkan area hutan bambu.

"Terkait itu sudah kita laporkan ke satpol pp
Dan sudah pernah di tertibkan Sat Pol PP dan juga dari Polsek Gerunggang, hari ini juga sudah di tertibkan oleh pihak Kelurahan dan babin kamtibmas,,,pihak kelurahan juga sudah koordinasi dengan DLH untuk di bersihkan area hutan bambu diseputaran lokasi sehingga mereka tidak bisa sembunyi sembunyi lagi untuk melakukan penambangan," demikian bunyi pesan WhaysApp Barkah Camat Gerunggang

Sementara Kasat Pol PP kota Pangkalpinang Epran saat di hubungi menjawab dengan singkat segera menindak lanjuti.

"Kami sudah mengetahui, dan segera menertibkan," jawabnya singkat

Sampai berita ini di publikasikan, harian ini masih berupaya menghubungi Kapolsek Gerunggang.(Jul)

Category: NewsTags:
author
No Response

Leave a reply "Tanah Pemkot Pangkalpinang Belakang Taman Dealova Di Jarah Para Penambang Timah Ilegal"