Penanaman Pipa milik PT. Pertagas Hulu Rokan masih menelantarkan Hak Masyarakat Bangko permata

Rohil (Riau) Kompas86.com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sangat mendukung dengan proyek Pipa Minyak Rokan yang dibangun oleh PT Pertamina Gas (Pertagas). Dukungan tersebut diwujudkan dalam kegiatan mediasi dengan warga yang dipimpin langsung oleh Bupati Rohil pada Senin, 2 Agustus 2021 lalu.

Mediasi yang dilaksanakan di Kantor Camat Bangko Pusako tersebut dihadiri oleh Kapolres Rohil, Kepala BPN Rohil, Kepala dinas PUPR, dan instansi Pemda lainnya.
Pekerjaan Konstruksi Pipa Minyak Rokan di wilayah Kabupaten Rokan Hilir akan melewati 3 Kecamatan yaitu Bangko Pusako, Tanah Putih, dan Rimbang Melintang serta 10 Desa di Rohil. Lahan yang digunakan pada proyek ini adalah Barang Milik Negara (BMN) yang dikelola oleh PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Pertagas dengan CPI telah memiliki Perjanjian Pemanfaatan Lahan Bersama (PPLB) yang ditandatangani pada 5 Agustus 2020.
Perwakilan dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) yang hadir dalam pertemuan tersebut menambahkan bahwa jalur pipa yang digunakan oleh Pertagas di Kecamatan Bangko Pusako benar-benar merupakan tanah milik negara. Jalur tersebut dulunya dikelola oleh PT Caltex Pacific Oil Company (sekarang PT CPI) yaitu ROW Kulin Buaya.
Yedo Kurniawan selaku External Relation West Region Pertagas mengatakan, pertemuan hari ini adalah mediasi dengan warga-warga dari Desa Bangko Jaya dan Bangko Permata yang berada di jalur Proyek Pipa Minyak Rokan. 
"Perusahaan memahami bahwa pada tanah negara tersebut terdapat masyarakat yang akan dibangun oleh proyek. Sebagai bentuk kepedulian Pertagas bagi warga yang bangunan dan tanaman yang berada di atas tanah negara, perusahaan memberikan sagu hati," ungkap Yedo.
Yedo menambahkan, seperti yang telah dilaksanakan di kota dan kabupaten lain yang juga dilalui oleh jalur pipa Rokan, mempersembahkan sagu hati yang dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku. Diawali dengan kegiatan sosialisasi proyek kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

"Saat ini jumlah warga di Kabupaten Rohil telah menerima pembayaran dengan hati-hati. Kami berharap melalui mediasi ini seluruh warga dapat mendukung implementasi pelaksanaan proyek," jelas Yedo.
Dalam pertemuan dengan warga tersebut, Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong menghimbau warga agar hal hal yang terkait pertanahan dapat diselesaikan dengan musyawarah mufakat, "Mari kita menggunakan cara-cara musyawarah dan kekeluargaan. Itu yang lebih diutamakan. Itu harapan kami. Kami dari pemerintah daerah mencari solusi, mencari jalan supaya ini bisa kita selesaikan dengan baik," ujar Afrizal.


Namun berbeda dengan yang di alami Pak ASMADI (42) Warga Bangko permata RT024/ RW 007 yang juga pemilik Toko Pupuk ANEKA TANI, Asmadi menceritakan Keluhannya kepada Awak media ini senin 21/11/2021, seraya dirinya merasa telah dirugikan oleh pihak Pemegang Proyek Penggalian Pipa yang ada di Depan bangunan tokonya itu, bagaimana tidak, disaat Escavator ( alat berat ) bekerja menggali Penanaman Pipa ada terdapat batang kayu besar yang melintang di Jalur yang akan digali, lalu Operator Alat berat tersebut langsung mengangkat kayu yang sempat ter tanam yang di duga cukup lama, akibatnya Bagian Bangunan Toko pak Asmadi mengalami Retak dan Rusak.

Menurut Asmadi" Diwaktu yang lalu sudah pernah di bicarakan tentang hal tersebut ke pihak PT Yang mengerjakan Penggalian tanaman Pipa tersebut, dan telah di Publikasikan dengan media Online di Rohil, namun Sampai saat ini masih Nihil.

Sementara itu, pihak PT saat ini mau melanjutkan pekerjaan penanaman Pipa di areal Depan Toko Asmadi yang Notabene masih belum ada tanggung jawab Pihak yang berkompeten dalam hal kerusakan bangunan Rumah Toko pak Asmadi, sembari Meminta Keadilan dari Pihak Pemerintah Kab.Rohil agar kiranya segera diselesaikan sebelum di lanjutkan pekerjaan oleh pihak PT tersebut jelasnya melalui keterangan nya dalam berita ini.

Diketahui Proyek Pipab Minyak Rokan sepanjang total ±360 yang melewati lima Kabupaten/Kota dilaksanakan untuk menjaga ketahanan produksi energi setelah alih kelola blok rokan dari CPI ke Pertamina. Ketahanan produksi minyak di blok rokan diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan performa lifting minyak nasional sebagai energi primer dalam upaya memajukan perekonomian nasiinal berjalan dengan baik. Pungkas bupati Rohil Afrizal sintong mengakhiri.

( sakti )

Category: Daerah
author
No Response

Leave a reply "Penanaman Pipa milik PT. Pertagas Hulu Rokan masih menelantarkan Hak Masyarakat Bangko permata"