Oknum Kades Diduga Hendak Suap Media Dengan Alasan Terimakasih Rp. 5 Juta, Terkait Pemberitaan Hasil Monev APBDes 2021 Desa Labuhan Makmur

Mesuji (Lampung) kompas86.com
Packa pemberitaan sebelumnya di beberapa Media terkait hasil Monev (Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan) APBDes 2021 Desa Labuhan Makmur, Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji, Kamis (13/01/2022).

 

" Yang diduga kuat terindikasi adanya penyimpangan dana anggaran belanja barang dan jasa serta beberapa kegiatan Covid-19 8% Dana Desa yang viral, Oknum Kades Madson Bakri diduga kuat hendak suap wartawan AnalisNews.co.id dengan uang senilai Rp. 5.000.000,- dengan alasan untuk tanda terimakasih atas kontrol sosial dan meminta bantuan tim AnalisNews.co.id dan awak media lain agar tidak melanjutkan pemberitaan terkait dugaan sejumlah masalah penyimpangan dana dan kegiatan tahun anggaran 2021 yang di duga tidak sesuai dengan RAB dan SPP (Surat Permintaan Pembayaran) yang sudah terealisasi namun dilapangan masih belum terealisasi dan banyak kekurangan material serta kerjaan pembangunan yang masih belum selesai.

 

 

Sebelumnya Kades Labuhan Makmur Madson Bakri menghubungi tim AnalisNews.co.id melalui telpon seluler, (Selasa, 11 Januari 2021) meminta kepada tim AnalisNews.co.id agar jangan membuat berita yang terlalu menyudutkan dirinya serta meminta semua data hasil Monev dan Rincian Rekapitulasi Pencairan Realisasi Dana Desa (DD) dari tahun 2020 hingga 2021 yang dimiliki oleh tim AnalisNews.co.id tidak menyebar kesiapapun, dirinya pun mengakui kalau hari Senin, 17 Januari 2021 mendatang akan menghadap pihak Insfektorat Kabupaten Mesuji untuk mengkelarfikasi masalahnya, serta meminta bantuan kepada tim AnalisNews.co.id untuk mendampinginya menjelaskan alasannya terkait jenis batu yang diduga tidak sesuai RAB serta kekurangannya dan alasan kenapa pekerjaan pembangunan jalan onderlagh di Desanya yang bersumber dana dari Dana Desa 2021 belum selesai.

 

"Masalah berita itu apa tidak terlalu memojokan saya, kan saya belum menghadap Insfsktorat, apa nggak akan berpengaruh terhadap saya Bang, kalau bisa tolonglah dibantu, nah terkait masalah pendanaan saya tetap akan usaha, karena sekdes saya lagi dijalan dan belum pulang, tapi besok pagi saya kabari dan pastikan buat Abang dan rekan-rekan lainnya agar dibantu jangan diteruskan, tapi kalau bisa nanti pas hari Senin besok Abang juga ikut ke Insfektorat dan tolong bantu jelaskan seperti yang dituliskan diberita itu alasan saya belum menyelesaikan perkerjaan dan masalah batu itu yang dikatakan bukan jenis batu Base B sesuai dengan di RAB Bang, " Ungkap Kades Labuhan Makmur.

 

Tim AnalisNews.co.id hanya mengiyakan tanpa merespon semua kalimat Madson Bakri, dan menjelaskan apa yang telah dituliskan di pemberitaan adalah hak jawabnya sesuai hasil konfirmasi sebelumnya untuk memperimbang suatu pemberitaan terkait hasil Monev (Monitoring dan Evaluasi) pelaksanaan APBDes 2021 di Desanya yang diduga menyimpang serta Fiktif.

 

Sehari kemudian, Kades Madson Bakri kembali menghubungi tim AnalisNews.co.id melalui telepon seluler miliknya dan meminta nomor rekening untuk mentransfer uang sejumlah Rp. 2.000.000,- yang didapat dari salah satu warganya dengan alasan Sekdes nya tidak dapat hasil mencarikan uang untuk memenuhi janjinya, dan untuk sisanya minta waktu 1 sampai 2 hari kemudian.

 

Namun saat tim AnalisNews.co.id menanyakan uang tersebut untuk apa dan tujuannya apa, Madson Bakri menjelaskan uang tersebut bukan untuk niat lain selain tanda ucapan terimakasih atas sosial kontrol awak media yang telah melakukan investigasi di Desanya perihal masalah yang dihadapinya agar tidak dilanjutkan pemberitaannya, (Rabu, 12 Januari 2021).

 

"Bang saya mohon maaf sebelumnya dan bukan tidak usaha, ternyata Sekdes saya kemarin sampai magrib baru pulang hujan-hujanan nemuin Kades Labuhan Permai untuk ambik uang, tapi katanya Kades Labuhan Permai malah nggak ada ditungguin, nah ini tadi Alhamdulillah saya keliling dapatlah dari salah satu warganya uang, tapi tidak banyak dan saya pakai uangnya hanya ada 2 juta, nah kalau abang mau ambil uang ini dulu tolong kirim nomor rekeningnya, sisanya saya minta tempo 1-2 hari ini, tolonglah Bang saya dibantu dan bukan tidak usaha, tetap saya usaha, pokoknya Abang jangan berpikir yang lain-lain masalah ini kalau saya dari awal sudah bicara baik pasti kedepannya jadi saudara, ini hanya tanda ucapan saya sama Abang dan rekan-rekan lainnya atas kontrol sosial terkait masalah saya ini", Jelas Madson.

 

 

Dilansir : Analisnews.co.id

Jurnalis : Ferdi Akbar

Category: Daerah
author
Ferdi akbar
No Response

Leave a reply "Oknum Kades Diduga Hendak Suap Media Dengan Alasan Terimakasih Rp. 5 Juta, Terkait Pemberitaan Hasil Monev APBDes 2021 Desa Labuhan Makmur"