Diduga Mangkrak di Polda Sulut, Kasus MBR PDAM Bitung Tak Tersentuh

Bitung,sulut –kompas86.com

 Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kegiatan Hibah Air Minum Kota Bitung bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Tahun Anggaran 2017 dan 2018 di Lingkungan PDAM Duasudara Kota Bitung tak kunjung ada kejelasan.

 

Pasalnya menurut sumber yang tidak mau namanya disebut, sudah ada beberapa saksi terkait MBR yang sudah diperiksa oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Polda Sulut, dalam pemeriksaan saksi saksi tersebut bahkan sudah ada saksi yang mengarah ke calon tersangka namun hingga saat ini belum ada penetapan tersangka atas kasus tersebut, Sabtu (20/11/2021).

 

“Sesuai bukti yang saya kantongi ada tiga calon tersangka di Tim Program Hibah Air Minum yaitu Direktur PDAM selaku Pengarah, Manager Teknik selaku Ketua dan Ass. Manager Bag. Pel. Pelanggan selaku Sekretaris”, bebernya.

 

Lanjutnya, tak hanya di PDAM saja calon tersangkanya, di lingkup Pemerintah Kota Bitung juga ada pejabat Sekertaris Kota (Sekot) Bitung yang di gadang gadang menjadi calon tersangka, Sekot adalah Ketua Tim Pejabat Project Implementation Unit (PIU) Program Hibah Air Minum Kota Bitung.

 

Program Hibah Air Minum Perkotaan merupakan hibah dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah dengan pendekatan kinerja terukur dimana Pemerintah Daerah diwajibkan untuk melakukan peningkatan akses air minum yang layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di perkotaan, yang dibiayai terlebih dahulu melalui Penyertaan Modal Pemerintah Daerah (PMP).

 

Kuat dugaan kong kalikong yang sangat terorganisir ini dilakukan oleh oknum oknum yang tergabung dalam tim PIU SK Walikota yang beranggotakan 12 orang, dengan peran masing-masing mereka berkolaborasi merekayasa mulai dari 0% tahap perencanaan hingga pada tahap akhir dinyatakan 100% pekerjaan selesai hingga menimbulkan kerugian keuangan negara kurang lebih sebesar Rp14.000.000.000,00 (Empat belas milyar rupiah).

 

Terpisah, ketua Ormas Anti Korupsi (DPD KPK TIPIKOR) Kota Bitung, Serka (Purn). Tomy Lumuhu, SH, MH, CPLC, CPCLE, mendesak Polda Sulut agar segera mengusut tuntas kasus ini secara terang-terangan.

 

“Menjadi atensi kepada Polda Sulut agar dalam penanganan kasus ini dapat memberikan kepastian hukum sehingga tidak membingungkan publik”, tegas Tomy sapaan akrabnya.

 

Tambahnya, ketika kasus ini diungkap secara terbuka tanpa ada yang ditutupi maka akan lebih meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Polri dalam menangani kasus korupsi.

 

Kabid Humas Polda Sulut Kombes. Pol Jules Abraham Abast, saat di hubungi melalui WhatsAppnya, belum memberikan tanggapan terkait pertanyaan awak media.

 

Hingga berita ini tayang, Dirut PDAM Dua Sudara Bitung beberapa kali dihubungi, enggan berkomentar dan memilih bungkam seribu bahasa.

*sumber newshunter.id

(Kaperwil)

Category: Daerah
author
No Response

Leave a reply "Diduga Mangkrak di Polda Sulut, Kasus MBR PDAM Bitung Tak Tersentuh"