Demi Meraup Keutungan Pengerjaan Pengaspalan Hotmix Ruas Jalan Simpang Pematang – Brabasan Di Duga Asal Jadi

Mesuji (Lampung) Kompas86.com
Jalan merupakan sarana penghubung, agar mobilitas masyarakat dapat berjalan lancar, Tentunya hal ini yang menyebabkan pemerintah melakukan perbaikan maupun peningkatan jalan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian serta mengurangi ongkos mobilisasi jasa angkutan, namun berbeda halnya dengan kegiatan pemeliharaan berkala ruas jalan Simpang Pematang - Brabasan yang berlokasi di Kabupaten Mesuji.

Peningkatan jalan Aspal Hotmik yang berada di Kabupaten Mesuji, pada ruas jalan Provinsi, dari Simpang Pematang - Brabasan, senilai Rp. 1.136.072.000 yang dikerjakan oleh CV. Rawajitu Pratama dengan No. kontrak 01/KTR/PML/Link.094/RJ.MSJ-K.16/V.03/VIII/2021, waktu pelaksanaan 120 hari, Diduga tidak sesuai spek dan terkesan ingin meraup keuntungan lebih.

Pasalnya pengerjaan terlihat asal - asalan, hal ini di di sampaikan oleh Wakil Ketua LSM GRIB Agus , Jumat (12/11/21). Setelah melakukan Investigasi di lapangan, ditemukan berbagai kejanggalan baik pengerjaan dan papan kegiatan yang tidak ada keterangan darimana sumber anggaran tersebut.

Lebih lanjut, ia sangat menyayangkan hal tersebut, karena menurut pantauannya pun Pengerjaannya begitu singkat, hanya memakan waktu kurang lebih 10 hari kerja, dan ketebalan yang seharusnya 5 Cm, karena ini adalah AC/ WC, namun kenyataan di lapangan hanya 3 Cm. Berarti dalam hal ini patut diduga pekerjaan yang di laksanakan oleh CV. Rawa Jitu Pratama tidak sesuai dengan Spek yang seharusnya. Ia menilai pengerjaan Proyek ini diduga asal jadi karena proses pengerjaannya yang singkat dan kilat serta ketebalannya pun kurang dari ketentuan yang ada.

Agus Meminta agar pengerjaan harus dilakukan sesuai spesifikasi jangan asal - asalan dan berharap kepada PPTK dan Dinas PUPR Provinsi dapat mengecek di lapangan dan memberikan sangsi atas pekerjaan yang tidak sesuai spek tersebut. Agar jalan yg di bangun oleh Pemerintah dapat di nikmati oleh masyarakat Mesuji khususnya dan dari luar Daerah umumnya, serta jalan yang telah di bangun menggunakan uang Rakyat bisa awet, " Harapnya.

Di tempat terpisah Dori selaku Konsultan Pengawas saat di konfirmasi Sabtu (13/11/21), membenarkan bahwa Pengerjaan berkala ruas jalan Simpang Pematang - Brabasan adalah AC/WC yang seharusnya ketebalan aspal adalah 5 Cm, Lebar 6 Meter dengan Panjang 750 Meter. Bila tidak sesuai dengan spek itu berarti pihak ke 3 telah menyalahi aturan dan kontrak yang telah di sepakati, " Pungkasnya.

Jurnalis : ((Ferdi Akbar))

Category: DaerahTags:
author
Ferdi akbar
No Response

Leave a reply "Demi Meraup Keutungan Pengerjaan Pengaspalan Hotmix Ruas Jalan Simpang Pematang – Brabasan Di Duga Asal Jadi"